Oleh: zhudie81 | Februari 7, 2010

INSTAL DAN HAPUS SOFTWARE DI UBUNTU

Cara instalasi paket software baik di Windows maupun di Ubuntu sangatlah berbeda. Di Microsoft Windows, instalasi suatu paket software dilakukan melalui program instaler yang di-download / didapatkan langsung dari pihak penyedia software. Namun di Ubuntu, instalasi software dilakukan melalui suatu repository yang merupakan sumber dari berbagai paket software yang siap untuk di-instal. Repository ini bisa berada di Internet (HTTP, FTP), jaringan lokal, folder harddisk maupun kepingan CD/DVD.

Jadi, sebelum melakukan instalasi software di Ubuntu, anda perlu mengatur repository apa saja yang akan digunakan sebagai sumber paket software. Untuk melakukan hal ini, terdapat dua cara. Yaitu melalui mode teks atau mode grafis.
Mengatur Repository melalui terminal
Pengaturan repository disimpan pada sebuah file yaitu /etc/apt/sources.list. Untuk ermembuka file ini, ketik perintah berikut pada terminal (Ubah gedit dengan teks editor favorit anda) :
NB. Ingat! Jangan ketik tanda dolar ‘$’, baca kembali artikel ‘Menjalankan perintah melalui mode root’ pada blog ini
$ sudo gedit /etc/apt/sources.list
Pada file tersebut, anda bisa melihat repository yang digunakan pada komputer sebagai sumber dari paket software yang akan di-instalasi. Setiap repository dipisah dengan satu baris. Untuk menambahkan repository, anda bisa membuat baris baru (bisa di bagian paling bawah file teks) dengan format sebagai berikut :
deb protokol://alamat-repository/folder rilis cabang1 cabang2 ……
Protokol yang didukung antara lain : HTTP, FTP, FILE, dan NFS. Berikut adalah berbagai contoh baris dari repository utama Ubuntu 8.10 (Intrepid) pada berbagai server / mirrror (Silahkan pilih salah satu yang menurut anda aksesnya lebih cepat) :
Sebagai informasi tambahan, repository resmi Ubuntu dibagi menjadi empat cabang, antara lain :
  • Main, software Open Source yang didukung secara komersial oleh perusahaan Canonical, ltd maupun komunitas,
  • Restricted, software Non-Open Source yang didukung secara komersial oleh perusahaan Canonical, ltd,
  • Universe, software Open Source yang hanya didukung oleh pihak komunitas,
  • Multiverse, software Non-Open Source yang hanya didukung oleh pihak komunitas.
Selain itu, jika anda ingin menonaktifkan suatu repository, anda bisa memberi tanda comment “#” pada bagian awal dari baris repository yang ingin anda nonaktifkan.
Jika anda sudah selesai mengatur repository, anda bisa menyimpan file tersebut dan menjalankan perintah berikut agar database software repository tersebut di-download untuk informasi :
$ sudo apt-get update
Ooops….jika anda tidak memiliki koneksi Internet, anda masih bisa menggunakan repository utama Ubuntu melalui medium DVD. Anda bisa mendownload file image dari DVD repository ini (berjumlah 6 keping DVD untuk versi 8.10) melalui ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu-repository/intrepid. Tidak bisa mendownload? Anda bisa membeli kepingan DVD nya langsung dari Toko Linux Online di Indonesia seperti www.gudanglinux.com,
http://juragan.kambing.edu, http://toko.baliwae.com, atau toko lainnya. DVD tersebut sudah menyertakan keempat cabang software pada repository utama Ubuntu. Untuk menggunakan DVD tersebut sebagai repository, masukkan salah satu DVD dan ketik perintah berikut pada terminal :
$ sudo apt-cdrom add
Ulangi setiap perintah untuk setiap DVD.
Mengatur repository paket melalui Mode Grafis
Mode teks menurut anda sulit? Anda bisa menggunakan mode grafis melalui menu System | Administration | Software Sources.
Jika anda ingin menggunakan repository utama online resmi Ubuntu, anda bisa memanfaatkan halaman / tab Ubuntu Software. Pada tab tersebut, tentukan repository online resmi yang ingin anda gunakan pada pilihan yang tersedia pada “Download From”. Setelah itu, atur cabang repository yang anda inginkan pada bagian “Downloadable from the Internet”
Namun, jika anda ingin menggunakan repository utama yang bukan resmi Ubuntu (seperti kambing.ui.edu atau dl2.foss-id.web.id), anda bisa menghilangkan semua centang pada cabang software yang diinginkan pada tab Ubuntu Software dan pindah ke tab Third-Party Software.
Pada tab ini, anda akan melihat repository non-resmi yang digunakan di komputer anda. Untuk menambahkannya, silahkan klik tombol Add dan masukkan baris repository sesuai yang dijelaskan pada penjelasan penambahan repository melalui mode teks (Contoh, deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu intrepid main restricted universe multiverse). Kemudian, klik tombol Add Source.
Untuk menonaktifkan suatu repository, anda tinggal menghilangkan tanda centang pada repository yang ingin anda nonaktifkan. Selain itu, jika anda ingin menggunakan repository dari CD/DVD-ROM, anda bisa klik tombol Add CD-ROM dan mengikuti instruksi selanjutnya.
Selesai mengatur repository, anda bisa klik tombol Close dan kemudian klik tombol Update untuk mendowload database repository untuk digunakan selanjutnya.
Instal dan hapus software melalui terminal
Setelah repository selesai diatur, anda sekarang bisa meng-instal software yang anda inginkan. Ada dua cara untuk instalasi dan penghapusan software, yaitu melalui perintah apt-get atau melalui alat bantu.
Untuk instalasi software melalui APT, anda bisa ketik perintah berikut :
$ sudo apt-get install nama-paket-software
Anda bisa memberikan lebih dari satu nama paket software yang akan di-instal. Sedangkan, jika anda ingin menghapus software, anda bisa gunakan perintah berikut :
$ sudo apt-get remove nama-paket-software
Anda juga bisa menyebutkan lebih dari satu paket software yang akan di hapus.
Instal dan hapus software melalui antarmuka grafis
Jika anda belum tahu nama paket software yang hendak anda instal, anda bisa menggunakan alat / tool bantu yang sudah tersedia di Ubuntu. Yang pertama adalah Synaptic Package Manager yang bisa anda buka melalui menu System | Administration | Synaptic Package Manager
Disana, anda bisa melihat semua paket yang ada di database repository. Paket dikelompokkan berdasarkan jenisnya yang bisa anda lihat di bagian kiri jendela Synaptic. Untuk mencari paket, anda bisa memanfaatkan fitur Search yang tersedia.
Untuk menginstal suatu paket, anda bisa klik kotak berwarna putih di sebelah kiri nama paket, lalu pilih menu Mark for Instalation. Sedangkan untuk menghapus, anda bisa klik kotak berwarna hijau (berarti paket telah terinstal), lalu pilih menu Mark for Removal.
Untuk menerapkan, anda bisa klik tombol Apply pada toolbar.
Masih sulit menggunakan Synaptic Package Manager? Anda bisa menggunakan fitur Add/Remove Applications yang bisa anda akses melalui menu Applications | Add/Remove. Penambahan dan penghapusan aplikasi bisa dilakukan sangat mudah seperti menggunakan fitur Add/Remove Windows Component pada sistem operasi Windows. Aplikasi dikelompokkan berdasarkan jenisnya pada bagian kiri.

Tidak rumit kan instal dan hapus software di Ubuntu?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: